#Remember911

Hari ini 11 September 2012 ……..

Hari di mana 11 tahun yang lalu, negara adidaya Amerika Serikat berduka. Hari di mana awan duka yang kelabu muncul bercampur dengan awan debu dan darah dari runtuhnya Gedung World Trade Centre (WTC) tengah hari.

Umurku masih 6 tahun saat itu, dan aku masih ingat kalau seluruh siaran yang ada di televisi menyiarkan tentang suasana kepanikan warga New York atas serangan icon kota mereka itu. Debu yang berhamburan, manusia yang terluka bahkan tak bernyawa, paramedis dan bala bantuan yang tak berdaya, serta runtuhnya bangunan pencakar langit itu, semua masih cukup terasa segar bila kutilik otakku sekarang. Hanya saja, karena aku masih kecil, aku hanya bisa melihat lewat kepolosanku, belum bisa berpikir dengan akal logika yang matang. Ya, hanya melihat saja, tanpa ekspresi panik atau sedih atau kecewa ataupun marah.

Sekarang, 11 tahun lewat sudah. Umurku sudah 17 tahun, dan di sini, aku kembali diajak untuk mengingat-ingat apa yang aku lihat di televisi pada waktu itu. Aku juga diajak untuk melihat fakta yang sesungguhnya ada di balik peristiwa ini. Terlebih karena zaman ilmu pengetahuan dan teknologi sudah semakin maju, seperti ketersediaan internet terutama berita online dan jejaring sosial, aku bisa mencari tahu dan mencoba berpikir dengan akal logikaku soal apa saja, termasuk soal peristiwa ini.

Aku menangkap berbagai macam kontroversi dan pertentangan yang terjadi antara penyelidik resmi milik pemerintah USA dengan para ahli dari luar badan milik pemerintah. Ada yang bilang bahwa kejadian 9/11 itu hanyalah akal-akalan pemerintah AS untuk “mencari gara-gara” dengan dunia Timur khususnya Arab demi memperebutkan minyak. Ada yang bilang bahwa Gedung WTC sebetulnya telah “disabotase” terlebih dulu sebelum ditabrak pesawat, mengingat bahwa sangat tidak mungkin gedung dengan perencanaan semodern dan seakurat itu bisa hancur dalam hitungan jam hanya dengan ditabrakkan pesawat, serta berbagai macam pendapat lainnya yang terlalu banyak jika dituliskan semua di sini.

Aku tidak begitu peduli dengan semua pendapat mereka di atas. Yang jelas aku tahu, bahwa tanggal 11 September 2001, beberapa pesawat komersil telah menabrakkan diri di 2 Gedung WTC (+ 1 gedung WTC lagi, namanya WTC 7) serta Gedung Pentagon, merenggut lebih dari 3000 nyawa serta kedamaian dan harapan masyarakat Amerika. Aku mengajak kalian semua untuk berdoa bagi mereka yang telah menjadi korban, para keluarga korban, serta pelaku yang tega melakukan hal ini pada mereka yang tak berdosa.

 

~ DOA BAGI JIWA-JIWA YANG DIRENGGUT PAKSA ~
(mengenang korban serangan 11 September 2001)


Allah yang Maha Rahim,
Puji dan Syukur kami panjatkan atas segala berkat dan rahmat-Mu sehingga kami dapat melalui semua dalam NamaMu yang Kudus dan Perkasa

HambaMu yang tidak layak ini bersimpuh dihadapan tahta kudusMu
Memohon dengan kerendahan hati Kiranya Engkau selalu memelihara jiwa-jiwa saudara kami yang direnggut paksa oleh kekejaman segelintir orang

Kiranya kerahimanMu berkenan menyambut jiwa-jiwa mereka
Janganlah Engkau memalingkan wajah kudusMu dari mereka
Dengarlah Ya Allah, jeritan keluarga mereka karena kehilangan orang yang dicintai
Ampuni semua kesalahan mereka jiwa-jiwa mereka
Ampunilah orang yang merenggut paksa jiwa-jiwa itu
Sama seperti PutraMu mengampuni yang menyalibkanNya
“Karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”

Datanglah ya Roh Kudus,
Datanglah dengan perantaraan Bunda Maria, mempelaiMu yang terkasih, selamatkanlah semua jiwa-jiwa itu dari api neraka
Hiburlah jiwa-jiwa mereka dalam kerahiman Allah
Hiburlah mereka yang ditinggalkan

Ya Maria, Bunda tersuci, Bunda Kerahiman Sejati
Kiranya Engkau berkenan menghibur jiwa-jiwa ini, jiwa mereka yang dipaksa berpisah dari keluarga mereka
Sudilah Bunda menghantarkan semua jiwa-jiwa yang direnggut paksa ini kehadapan Allah dan PutraMu, agar layaklah mereka dalam persatuan dengan para kudus.

Bunda Maria, Bunda semua jiwa yang direnggut paksa..
Aku mohon dengan kerendahan hati, demi kemuliaan namaMu
kiranya Bunda juga berkenan menghibur mereka yang ditinggalkan.. Berikanlah kekuatan Ilahi PutraMu kepada mereka dalam menjalani hidup mereka tanpa orang yang dikasihi
Semoga jiwa-jiwa mereka selalu dalam kerahiman Allah Bapa..

Bapa kami…3x
Salam Maria…3x

 

(Doa diambil dari FB Komunitas Doa Online Katolik, prakata oleh R.M.T.B.D.J)

Iklan

2 Komentar (+add yours?)

  1. sesar
    Okt 09, 2012 @ 19:32:00

    Turut Berduka Atas Kejadian itu, ratusan bahkan Ribuan Orang tewas sia-sia. T.T

    Balas

    • Coemi
      Okt 09, 2012 @ 19:40:58

      yup ……
      mari kita berdoa bagi mreka smua, baik yg tak berdosa maupun berdosa, dan berdoa supaya kjadian ini tdk terulang lagi utk kedua kalinya :’)

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: