Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan :)

Bagi teman-teman yang merindukan adanya mukjizat Tuhan, aku menyarankan artikel di bawah ini. Sangat menyejukkan. Artikel yang ditulis seorang admin FB Gereja Katolik ini menyajikan sesuatu yang pastinya menjawab pertanyaan kita, dan yang paling penting, menyejukkan jiwa kita dengan firman Tuhan yang dibawakan hari ini. Enjoy 😉

——————————————————————————————————–

Saudara-saudara, saya yakin semua kita pernah mengalami mukjizat Tuhan, misalnya peristiwa yang dianggap spektakuler seperti selamat dari kecelakaan, lulus dalam ujian dengan persaingan ketat, sembuh dari penyakit kronis, mendapat surpise yang tidak diduga. Mungkin juga ada keluarga yang sudah lama menikah tidak punya anak, tetapi suatu saat dokter mengatakan bahwa si istri positif hamil. Apakah itu mujizat? Ya, itu adalah mukjizat, tentunya.

Mukjizat adalah peristiwa yang kita anggap luar biasa dalam hidup kita. Tetapi kita tidak boleh meredukti mukjizat hanya berupa hal-hal yang terjadi secara spektakuler. Jika kita sadar, sebenarnya begitu banyak mukjizat yang kita alami. Perkawinan suami-istri yang bisa bertahan sampai maut menjemput keduanya, sementara banyak perkawinan kandas di tengah jalan, adalah sebuah mukjizat. Bagi saya, orang-orang yang bertahan dalam panggilan membiara sampai mati, sementara banyak yang akhirnya gagal mempertahankannya, adalah merupakan mukjizat.

Singkatnya, mukjizat itu terjadi dalam seluruh hidup kita. Allah menyelenggarakan hidup kita dengan secara spektakuler. Tiap hari Ia menunjukkan mukjizatNya bagi kita. Itu menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah berhenti untuk bekerja. Ia tetap hadir dan memberikan yang terbaik bagi manusia, walaupun manusia sering merasa putus asa, sering merasa bahwa doanya tidak dikabulkan, atau merasa bahwa Allah tidak peduli. Nyatanya, orang tua yang sudah mandul pun bisa punya anak.

Hari ini kita telah mendengarkan kisah kelahiran Simson dari pasangan tua Manoah dan istrinya. Pasangan itu sudah tua, dan harapan sudah putus bahwa mereka tidak akan berketurunan lagi. Tetapi doa-doa dan permohonan mereka tidak pernah surut. Malaikat Tuhan mendengarkan doa dan ratapan wanita yang mengharapkan kehadiran seorang anak. Manoah juga demikian, ia ingin statusnya sebagai pria tidak hilang oleh karena tidak berketurunan. Ternyata doa mereka dikabulkan, walaupun menurut pandangan manusia hal itu sudah terlambat namun bagi Tuhan tidak. Simson lahir dan berkembang menjadi anak ajaib. Ia menjadi alat bagi Tuhan.

Hal yang sama terjadi dengan Zakaria dan Elisabeth. Mereka sudah tua dan dalam perhitungan siklus wanita, pintu kehamilan bagi Elisabeth sudah tertutup. Tetapi apa yang dianggap manusia tidak mungkin, bagi Allah selalu mungkin. Bertahun-tahun lamanya Zakaria dan Elisabeth bertekun dalam doa untuk kehadiran seorang anak. Sikap pasrah semakin tumbuh ketika umur makin panjang. Ada rasa putus asa tidak mungkin lagi berketurunan. Karena itu ketika malaikat Gabriel menemui Zakaria dalam mimpi dan mengatakan bahwa ia akan mendapatkan seorang anak, Zakaria menganggap itu hanya sebagai halusinasi. Dia tidak percaya karena pikirannya masih lekat dengan pengetahuan manusia: tidak mungkin.

Elisabeth ternyata lebih peka akan sapaan Allah, walaupun ia ragu akan berita mimpi itu namun ia tetap berdoa dan berharap. Janji Allah pun terpenuhi. Ia tidak pernah membohongi umatNya. Sekali Ia berjanji, janji itu akan ditepatiNya. Terbukti, Elisabeth melahirkan seorang anak laki-laki yang mereka nambai Yohanes. Ia juga menjadi alat Tuhan untuk melanjutkan rencanaNya. Inilah yang kita sebut surprise, mukjizat, sesuatu yang tidak sanggup diterima nalar manusia tetapi sanggup diperbuat Allah. Allah tidak main judi dalam hal ini, seolah-olah serba kebetulan. Semua itu direncanakanNya dengan matang. Lewat cara ini Allah mau mengatakan bahwa Ia sanggup berbuat di luar kemampuan manusia. Bila orang mati bisa dihidupkan, apakah mustahil bagi nenek-nenek untuk melahirkan?

Sabda Allah hari ini mengingatkan kita bahwa jalan Allah bukanlah jalan manusia, dan pikiran Allah bukan pikiran manusia. Ketika Ia belum menjawab doa kita, itu bukan berarti Ia lupa, tetapi Ia menanti waktu yang tepat untuk mengabulkannya. Ketika kita telah mengubur mimpi kita dalam-dalam, Ia akhirnya datang menggulingkan batu itu dan membangkitkan mimpi itu kembali menjadi nyata. Ini adalah bukti kemahakuasaanNya. Karena itulah kita harus selalu percaya bahwa Allah sanggup membuat segalanya baru, entah itu mimpi lama dan sudah terlupakan Ia bisa membuatnya kembali menjadi baru. Karena itu, doa-doa yang kita panjatkan tidak akan pernah dilupakanNya, Ia hanya menunggu waktu yang tepat menurut kehendakNya. Manoah dan Zakaria sudah menuai hasil doanya, pada akhir-akhir hidupnya mereka memperoleh keturunan seperti yang mereka dambakan. Percayalah, Tuhan tidak tidur. Ia selalu mendengarkan kita. Amen.

PrayingAutoIndustryMiracle2-thumb-468x311

Sumber: Postingan FB Gereja Katolik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: