18 Tahun Lalu, Dia Mengguncang MTV ……..

HAPPY NEW YEAR!!

Saya, R.M.T. Benediktus Diptyarsa Janardana, beserta seluruh keluarga besar mengucapkan;

:mrgreen: :mrgreen: SELAMAT TAHUN BARU 2013 :mrgreen: :mrgreen:

Semoga di tahun yang baru ini, segala macam pekerjaan, rencana, usaha & kerja keras kita, serta semua orang yang sangat kita cintai, keluarga kita, sahabat dan teman-teman kita, selalu berada di dalam naungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Amin! πŸ˜€

Happy-New-Year-2013-picturer-900x6751

Ayo semangat di tahun yang baru! Jangan lupa bikin resolusi & komitmen positif buat menjadikan diri sendiri berkat bagi orang-orang di sekitar kita. Jangan ada permusuhan, tapi persaudaraan yang erat dan perdamaian abadi bagi diri kita sendiri, orang lain, dan Dunia ini. Berkat Dalem πŸ˜‰ πŸ™‚

Goodbye 2012, Hello 2013!

Yah, hanya dalam hitungan jam lagi, tahun 2012 berakhir ……… 😦

Ada banyak kenangan yang tidak bisa aku lupakan di tahun ini, dan semua kenangan itu sangat berperan besar dalam pembangunan karakterku menjadi lebih baik lagi. Begitu juga dengan kalian kan? Semua cobaan dan masalah yang terjadi di tahun ini, seharusnya bakal menjadi berkah kalau iman dan pikiran kita sudah dewasa akan Dia. Apapun yang Dia berikan pada kita, sebaik maupun seburuk apapun, adalah berkah bagi jiwa dan pengalaman kita, sebab tak mungkin lah manusia hidup tanpa masalah πŸ™‚

Tahun ini juga, salah satu inspirator ku, Whitney Houston, berpulang secara tiba-tiba di bulan Februari 2012. Aku baru pulang dari Tumpang saat mengetahui berita ini, dan yah, sama seperti waktu Michael meninggal, rasa shock ini langsung merambat sampai relung-relung tulang yang paling dalam. RIP Whitney 😦

(Silahkan lihat artikelku tentang Whitney di sini)

Tahun ini, selain meninggalnya beberapa artis papan atas, skandal-skandal menyeruak di mana-mana, dan salah satunya yang paling parah menimpa Indonesia adalah skandal korupsi. Bukti bahwa pengaruh Orde Lama dan Orde Baru masih belum hilang dari Bumi Pertiwi ini. Salut buat KPK yang tanpa kenal lelah terus mengguncang pemerintahan bobrok ini dengan aksi-aksinya yang menggelegar cetar membahana πŸ˜€

Selain itu, aksi-aksi kekerasan mulai semakin gak karuan. Mulai dari konflik Israel-Palestina yang gak selesai-selesai(nampaknya baru selesai pas akhir zaman), juga penembakan-penembakan brutal di Amerika Serikat, salah satunya di Connecticut, yang beberapa saat lalu sudah aku tulis artikelnya di sini.

Oke, mungkin aku gak bisa banyak comment saat ini. Apa yang akan aku lakukan di malam Tahun Baru ini adalah menyusun resolusi ku di tahun depan sambil menemani anak-anak yang unyu beudh di Pertapaan Karmel, Ngadireso, Tumpang. Yah kalau kalian mau ketemu dengan aku, bisa langsung ke Tumpang malam ini juga. Aku dengan senang hati pasti akan memberikan tanda tanganku pada kalian hehehehe πŸ˜† (kalau kalian minta siiih) πŸ˜›

Semoga di tahun 2013 ini, target-target hidupku bisa tercapai, mulai dari kelulusan sekolah dengan nilai yang memuaskan, masuk Jurusan HI di Unair Surabaya, hingga novelku yang vakum selama hampir 6 tahun. Juga semoga di tahun yang baru nanti, keluargaku, guru-guruku, sahabat dan teman-temanku, teman-teman MJL, para fans ku(wkwkwk), dan para pembaca setia blog ku, selalu dikaruniai berkat dan damai yang melimpah dari Tuhan sendiri. Amiiin πŸ˜€

Semoga di tahun yang baru ini, tidak ada lagi korupsi, suap-menyuap, kaum-kaum fanatik yang suka main gerebek-gerebekan dan main pukul-pukulan, kekerasan pada siapapun termasuk anak-anak dan perempuan, dan anak-anak alay …….

Last sunset of 2012 ;)

Last sunset of 2012 πŸ˜‰

R.M.T.B.D.J

Mimpi, atau Mimpi?

Jujur, belakangan ini, aku sering bermimpi soal nenekku. Bukannya gak ada alasan. Kondisi nenekku yang mulai menurun akibat kanker nasofaring yang ia derita membuatku cemas dan khawatir soal kondisi beliau. Bahkan beberapa minggu yang lalu, nenekku sempat kritis, gak bisa bernafas. Untung saja setelah didoakan oleh ayahku dan diterimakan Sakramen Perminyakan oleh seorang romo yang kebetulan “nganggur”, kondisi nenekku membaik.Β  Beruntung banget loh! Jelas, nenekku kritis di hari Minggu, sementara hari Minggu itu hari sibuknya para romo dengan pelayanan misanya, baik di parokinya sendiri maupun di daerah-daerah lain.

Nah, satu hal yang selalu aku mimpiin soal nenekku adalah kondisinya yang sangat berkebalikan dengan kenyataan. Sehat 100%! Aku masih ingat mimpi pertamaku, yaitu mengetahui bahwa nenekku sembuh secara mukjizat. Nenekku nampak tersenyum bahagia, begitu juga kami sebagai keluarga, juga senang dengan kesembuhan nenek. Sayangnya, ketika aku bertanya pada nenekku, “Eyang, eyang dapat mukjizat dari mana? Yang mendoakan siapa?”, aku langsung terbangun. Hufft 😦

Nah di bawah ini adalah salah satu mimpiku, yang pada waktu itu segera aku tulis dan post kan di FB setelah aku tersadar dari mimpiku. Maklum, mimpi itu gampang banget hilangnya, terutama kalau sehabis bangun tidur dan memikirkan hal lain. Ini adalah tulisan yang hari ini aku edit, biar tata bahasanya bagus.

—————————————————————————————————————————–

Nenekku pindah rumah ke sebuah kawasan di depan jembatan kereta api nya Kota Baru, Malang. Di sana itu kompleksnya rumah kuno/rumah zaman Belanda, di mana rata-rata bentuk dan desain rumahnya sama.
Di depan rumah nenekku terdapat lahan kosong dengan 1 pohon atau palang di tengahnya, tidak berpaving maupun berumput. Hanya hamparan tanah yang cukup “jemek”, musim hujan soalnya. Bagian depannya berupa teras yang cukup luas, beratap kayu, kayak yang ada di cafe-cafe kuno. Sementara di bagian kanan rumah, kalau gak salah seperti semacam garasi atau penghubung ke bagian ruang belakang.
Nah di bagian ruang belakang itu cukup unik kalau boleh aku bilang. Berlantai dua, dengan bagian atas nya itu bener-bener mirip kayak balkonnya paduan suara gereja. Anehnya, pola tangganya itu putus di tengah jalan, sehingga menyulitkanku buat naik ke atas. Selain itu ada 1 palang yang berada di antara ruang tengah(ruang keluarga) dan ruang belakang, yang membuatku harus merunduk saat melewatinya karena tingginya yang hampir menyamai tinggiku. Oh ya, ruang belakang itu boleh dibilang cukup luas, hanya saja aku gak tau kegunaannya apa.
Rumah ini dicat warna putih krem dengan dekorasi dan kamar-kamar yang ada itu sangat mirip dengan rumah nenekku waktu di Bareng Kulon. Di teras, teman-teman nenekku lagi makan sambil bicara satu sama lain, mungkin ada jamuan, aku gak tahu. Kakak sepupuku, yang memang tinggal dengan nenekku, sedang bersiap-siap pergi dengan baju warna putih dengan helm berwarna hitam di kepala, mungkin mau ke kampus. Sementara 2 kakak sepupuku lainnya membantu nenekku memasak di dapur.
Nenekku nampak sehat dan bahagia, samasekali gak nampak tanda-tanda bahwa beliau sedang sakit, meskipun ada 1 benjolan kecil di pipinya, seperti tahi lalat yang berwarna putih samar-samar. Masih tetap dengan sifatnya yang perfeksionis, lagi bicara dengan ibuku di ruang tengah. Aku gak tahu mereka bicara soal apa, mungkin tentang uang dan biaya hidup. Yang jelas pada akhirnya, aku ditawari makan oleh nenekku. Aku menolak karena ingin cepat pulang, tapi baik Ibuku, nenekku, dan semua yang ada di sekitarku, mendengar aku menjawab “Iya”.
Sampai saat itulah, aku sadar bahwa aku berada di tempat tidur.

—————————————————————————————————————————–

Kadang, mimpi itu ada karena ada tanda yang mau dia berikan pada kita. Apa itu, tidak ada seorang pun yang tahu. Yang penting, kalau memang benar semua mimpiku ini adalah bersoal tanda, maka yang aku harapkan adalah kesembuhan nenekku. Semoga. Amin πŸ™‚

R.M.T.B.D.J

Sumber: http://telling-secrets.blogspot.com/2012/01/dream-little-dream-with-me.html

21.12.12 Kiamat? Ciyuuss? Miapah?

Masih ingat hari-hari menjelang tanggal 21 kemarin guys? Kalau aku coba inget sendiri, pingin ngakak rasanya πŸ˜†

Gimana gak hayoo? Waktu itu mayoritas penduduk di berbagai negara pada pontang-panting, panik gak karuan gara-gara isu bahwa tanggal 21 Desember 2012 adalah hari KIAMAT! Nah, terinspirasikan dari film-film kiamat ala Hollywood kayak 2012 atau Armageddon, mereka mulai melakukan segala cara biar mereka bisa jadi “survivor” hari kiamat. Mulai dari mbangun kapal raksasa ala Nabi Nuh, bunker anti “Kiamat” (kayaknya terinspirasi dari Syahrini nih), terus juga nimbun bahan makanan dan air untuk cadangan makanan sewaktu dan sehabis kiamat, dan banyak hal-hal konyol lainnya dilakukan dengan 1 tujuan, selamat dari bencana-bencana kiamat itu ………

Nah, sekarang, setelah lewat tanggal 21, apa yang terjadi?

Matahari masih terbit dari Timur dan tenggelam ke Barat,

Bumi masih berputar secara teratur menghidupi makhluk yang tinggal di dalamnya,

Kumandang orang-orang beribadah masih bergema, apapun itu agamanya,

dan yang lebih penting lagi ………

Aku masih bisa menulis blog ini dalam kondisi sehat walafiat!! πŸ™‚

rebecca-black-mayan-apocalypse-memeSee? Gak ada apapun yang terjadi di tanggal 21. Yang ada cuma akhir dari penanggalan kalender suku Maya yang sudah lebih dari 5000 tahun berjalan. Selanjutnya, mereka akan kembali ke tanggal yang baru. Sama halnya kayak Tahun Baru gitu lah! Gak ada yang lebih dari itu dan samasekali tidak ada sangkut pautnya dengan pemberitaan kiamat yang beraneka macam itu. Alhasil? Antara tawa ejekan dan kebahagiaan bergabung, melanda seluruh dunia. Bahagia bahwa 1 dunia telah menjadi “survivor” kiamat, juga ejekan bagi mereka yang sudah mempersiapin “kiamat” dengan segala tetek bengeknya itu ……….

Bagaimana dengan aku sendiri?

Well, sikapku memang jauh lebih adem ayem, sama seperti warga Indonesia lainnya yang bersikap biasa-biasa saja, seolah tanggal 21 itu sama dengan hari yang lain. Kecuali sih, hari itu, hampir semua sekolah di Indonesia, termasuk sekolahku, menerimakan rapor kepada murid-muridnya. Bagi yang nilainya merah-merah cerah, yah alamat “kiamat” deh! “Kiamat” dimarahi orang tua, “kiamat” karena gak boleh hang-out sama temen-temen slama liburan, “kiamat” karena liburan disuru belajar biar bisa mendongkrak nilai Semester II, dan “kiamat-kiamat” lainnya ……….

Syukur pada Allah, nilai raporku bagus! πŸ˜€ Meskipun potensi untuk masuk paralel seperti kelas XI kemarin sudah nggak besar lagi, setidaknya aku optimis dengan nilai-nilaiku ini, aku bisa masuk universitas negeri favoritku, tentunya dengan semangat 17 Agustus buat nghadapi UN April nanti, soalnya nilai rapor dan UN bener-bener nentuin buat masuk SNMPTN 2013. Doakan yaa!! πŸ˜€

Oke, lanjut lagi ke masalah kiamat. Sebenernya di Kitab Suci sudah jelas. Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kiamat itu terjadi. Para penghuni surga pun gak tahu, malaikat pun juga, bahkan Yesus Kristus, Putra Bapa sendiri tidak tahu kapan kiamat itu terjadi. Semua hanya ada di tangan Allah Bapa. Aku juga yakin bahwa di agama lain, konsep tentang terjadinya kiamat juga sama. Tidak ada seorang pun, bahkan makhluk di alam semesta ini yang tahu kapan terjadinya kiamat, kecuali Tuhan sendiri. Tuhan hanya memberikan tanda-tanda terjadinya kiamat. Apa itu? Salah satunya bisa aku sebutin, yaitu munculnya Antikritus/Dajjal ke Dunia untuk memurtadkan seluruh isi muka Bumi ini. Nah, apakah si Antikris ini sudah muncul? BELUM!!! Jadi, buat apa mesti cemas, wong tanda-tandanya saja belum ada. Betul betul betul? πŸ˜†

Tapi kita pun perlu waspada dengan “kiamat kecil”. Apa maksudnya? “Kiamat kecil” adalah sinonim dari kematian.

Ya. Kematian merupakan “kiamat” yang akan dialami oleh semua makhluk hidup di dunia ini, tanpa kecuali, termasuk manusia sekalipun, dan, kamu tidak akan bisa sembunyi dari kematian. Mau sembunyi kayak apapun, mau sembunyi di bunker serapat apapun kek, atau di desa paling terpencil kek, cepat ataupun lambat, kematian akan datang menjemput kita semua. Seperti yang Yesus katakan, kematian itu datang seperti pencuri. Kita tidak tahu kapan dia akan datang, bukan? Mau besok, mau hari ini, mau 1 jam lagi, atau bahkan sehabis kamu membaca artikelku ini, gak akan ada yang tahu.Tapi kita bisa bersiap-siap untuk menghadapinya, misal rajin berdoa, rajin pergi ke tempat ibadah, rajin baca Kitab Suci, memperbanyak amal sama orang-orang yang membutuhkan, berbuat baik kepada sesama, dan banyak hal lainnya yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan datangnya “kiamat kecil” ini.

Pada akhirnya, aku mau bilang, kenapa harus takut sama berita-berita soal Kiamat? Takutlah pada “kiamat kecil” yang akan kamu hadapi cepat atau lambat, yakni kematian. Takutlah, bahwa segala hal yang kamu lakukan di Dunia ini akan kamu pertanggungjawabkan di akhirat. Nah, kalau kamu melakukan banyak keburukan di dunia, masa gak malu waktu ditanyai Tuhan nanti? Emang kamu mau mempertanggungjawabkan kejelekan-kejelekanmu itu?

Maka selagi masih ada kesempatan, lakukanlah yang terbaik bagi sesama dan Tuhan, supaya kamu, kalian, dan kita, bisa siap menyambut hari akhir kehidupan kita masing-masing! πŸ˜€

R.M.T.B.D.J

—————————————————————————————————————————

Oh ya, temanku, seorang stand up comedian, juga membahas tentang hari kiamat. Sumpah, antara absurd & kocak, bener-bener mix abiss!! Lihat aja di blognya dengan meng-klik gambar monyet di bawah ini. Jangan lupa dilihat artikelnya yang lain yaa, dijamin juga bikin ngakak! *sebab, senyum itu sehat* πŸ™‚

533559_576863615664138_874659456_n

 

Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan :)

Bagi teman-teman yang merindukan adanya mukjizat Tuhan, aku menyarankan artikel di bawah ini. Sangat menyejukkan. Artikel yang ditulis seorang admin FB Gereja Katolik ini menyajikan sesuatu yang pastinya menjawab pertanyaan kita, dan yang paling penting, menyejukkan jiwa kita dengan firman Tuhan yang dibawakan hari ini. Enjoy πŸ˜‰

——————————————————————————————————–

Saudara-saudara, saya yakin semua kita pernah mengalami mukjizat Tuhan, misalnya peristiwa yang dianggap spektakuler seperti selamat dari kecelakaan, lulus dalam ujian dengan persaingan ketat, sembuh dari penyakit kronis, mendapat surpise yang tidak diduga. Mungkin juga ada keluarga yang sudah lama menikah tidak punya anak, tetapi suatu saat dokter mengatakan bahwa si istri positif hamil. Apakah itu mujizat? Ya, itu adalah mukjizat, tentunya.

Mukjizat adalah peristiwa yang kita anggap luar biasa dalam hidup kita. Tetapi kita tidak boleh meredukti mukjizat hanya berupa hal-hal yang terjadi secara spektakuler. Jika kita sadar, sebenarnya begitu banyak mukjizat yang kita alami. Perkawinan suami-istri yang bisa bertahan sampai maut menjemput keduanya, sementara banyak perkawinan kandas di tengah jalan, adalah sebuah mukjizat. Bagi saya, orang-orang yang bertahan dalam panggilan membiara sampai mati, sementara banyak yang akhirnya gagal mempertahankannya, adalah merupakan mukjizat.

Singkatnya, mukjizat itu terjadi dalam seluruh hidup kita. Allah menyelenggarakan hidup kita dengan secara spektakuler. Tiap hari Ia menunjukkan mukjizatNya bagi kita. Itu menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah berhenti untuk bekerja. Ia tetap hadir dan memberikan yang terbaik bagi manusia, walaupun manusia sering merasa putus asa, sering merasa bahwa doanya tidak dikabulkan, atau merasa bahwa Allah tidak peduli. Nyatanya, orang tua yang sudah mandul pun bisa punya anak.

Hari ini kita telah mendengarkan kisah kelahiran Simson dari pasangan tua Manoah dan istrinya. Pasangan itu sudah tua, dan harapan sudah putus bahwa mereka tidak akan berketurunan lagi. Tetapi doa-doa dan permohonan mereka tidak pernah surut. Malaikat Tuhan mendengarkan doa dan ratapan wanita yang mengharapkan kehadiran seorang anak. Manoah juga demikian, ia ingin statusnya sebagai pria tidak hilang oleh karena tidak berketurunan. Ternyata doa mereka dikabulkan, walaupun menurut pandangan manusia hal itu sudah terlambat namun bagi Tuhan tidak. Simson lahir dan berkembang menjadi anak ajaib. Ia menjadi alat bagi Tuhan.

Hal yang sama terjadi dengan Zakaria dan Elisabeth. Mereka sudah tua dan dalam perhitungan siklus wanita, pintu kehamilan bagi Elisabeth sudah tertutup. Tetapi apa yang dianggap manusia tidak mungkin, bagi Allah selalu mungkin. Bertahun-tahun lamanya Zakaria dan Elisabeth bertekun dalam doa untuk kehadiran seorang anak. Sikap pasrah semakin tumbuh ketika umur makin panjang. Ada rasa putus asa tidak mungkin lagi berketurunan. Karena itu ketika malaikat Gabriel menemui Zakaria dalam mimpi dan mengatakan bahwa ia akan mendapatkan seorang anak, Zakaria menganggap itu hanya sebagai halusinasi. Dia tidak percaya karena pikirannya masih lekat dengan pengetahuan manusia: tidak mungkin.

Elisabeth ternyata lebih peka akan sapaan Allah, walaupun ia ragu akan berita mimpi itu namun ia tetap berdoa dan berharap. Janji Allah pun terpenuhi. Ia tidak pernah membohongi umatNya. Sekali Ia berjanji, janji itu akan ditepatiNya. Terbukti, Elisabeth melahirkan seorang anak laki-laki yang mereka nambai Yohanes. Ia juga menjadi alat Tuhan untuk melanjutkan rencanaNya. Inilah yang kita sebut surprise, mukjizat, sesuatu yang tidak sanggup diterima nalar manusia tetapi sanggup diperbuat Allah. Allah tidak main judi dalam hal ini, seolah-olah serba kebetulan. Semua itu direncanakanNya dengan matang. Lewat cara ini Allah mau mengatakan bahwa Ia sanggup berbuat di luar kemampuan manusia. Bila orang mati bisa dihidupkan, apakah mustahil bagi nenek-nenek untuk melahirkan?

Sabda Allah hari ini mengingatkan kita bahwa jalan Allah bukanlah jalan manusia, dan pikiran Allah bukan pikiran manusia. Ketika Ia belum menjawab doa kita, itu bukan berarti Ia lupa, tetapi Ia menanti waktu yang tepat untuk mengabulkannya. Ketika kita telah mengubur mimpi kita dalam-dalam, Ia akhirnya datang menggulingkan batu itu dan membangkitkan mimpi itu kembali menjadi nyata. Ini adalah bukti kemahakuasaanNya. Karena itulah kita harus selalu percaya bahwa Allah sanggup membuat segalanya baru, entah itu mimpi lama dan sudah terlupakan Ia bisa membuatnya kembali menjadi baru. Karena itu, doa-doa yang kita panjatkan tidak akan pernah dilupakanNya, Ia hanya menunggu waktu yang tepat menurut kehendakNya. Manoah dan Zakaria sudah menuai hasil doanya, pada akhir-akhir hidupnya mereka memperoleh keturunan seperti yang mereka dambakan. Percayalah, Tuhan tidak tidur. Ia selalu mendengarkan kita. Amen.

PrayingAutoIndustryMiracle2-thumb-468x311

Sumber: Postingan FB Gereja Katolik

Menyeka Air Mata di Connecticut

Siapa yang gak terkejut dengan berita penembakan brutal di Sandy Hook Elementary School, Connecticut, Texas, Jumat (14/12) kemarin?

Connecticut School Shooting

Para guru dan polisi setempat sedang mengevakuasi murid-murid SD Sandy Hook pasca penempakan brutal yang dilakukan Adam Lanza di SD tersebut.
Sumber: http://cdn1.kevinmd.com/blog/wp-content/uploads/sandy-hook-shooting.jpg

Aku termasuk salah satunya. Kaget dan gak nyangka, bahwa kejadian sejenis ini kembali lagi terjadi di dalam hingar bingarnya negara adidaya sebesar Amerika Serikat. Kalau aku coba bayangin, uda berapa kali kejadian tembak-menembak di tempat umum seperti ini terjadi? Terakhir yang paling heboh itu waktu premiere film Batman – The Dark Knight Rises di Aurora, Colorado, pertengahan Juli lalu. Lebih dari 10 jiwa melayang sia-sia, dan puluhan orang, termasuk 3 WNI yang kebetulan lagi asyik-asyiknya nonton Batman, terluka serius. Pelakunya sejenis sama pelaku-pelaku penembakan yang pada umumnya terjadi di AS, termasuk yang baru saja terjadi di Sandy Hook. Sama-sama alami gangguan mental dan punya hubungan antara dunia kekerasan, termasuk dalam pemakaian senjata api, baik dalam game maupun pelatihan penggunaan senjata dari orang-orang di sekitarnya.

Miris, jujur. Aku bener-bener gak bisa bayangin kenapa pelaku melakukan perbuatan sekejam itu. Yang lebih parah, ia menembaki anak-anak SD yang, jelas-jelas tak punya salah apapun sama si pelaku. Aku coba membaca berbagai macam info dan berita seputar kejadian penembakan Sandy Hook ini di situs berita, terutama Kompas yang cukup menyajikan informasi yang bermutu dan berbobot bagiku. Seperti di sini, kita yang membacanya bisa mengetahui dengan jelas kronologi kejadiannya, mulai dari awal saat Adam Lanza, si pelaku, menembaki ibunya yang sedang tertidur pulas hingga tewas, kemudian pergi ke tempat ibunya mengajar di SD Sandy Hook dan mulai menembaki warga sekolah secara membabi buta. Aku mencoba bertanya, kenapa dia mengincar anak-anak? Kenapa dia tidak menembak di tempat-tempat lain saja? Kenapa harus anak-anak?

Well, setelah si pelaku bunuh diri, tidak akan ada yang tahu persis kenapa dia melakukan itu. Kecuali, si pelaku, seperti yang sebelumnya aku omongin, mengidap gangguan mental. Dalam peristiwa ini, dia mengidap salah satu sindrom Autisme yang disebut Asperger. Nah, gejalanya penderita Asperger itu, dia susah bersosialisasi dan cenderung tertutup dengan lingkungan sekitarnya. Namun, karena sikap tertutupnya itulah yang mungkin membuat otaknya bekerja lebih baik karena daya konsentrasinya yang tinggi dan kecerdasannya yang gak main-main tingginya. Selengkapnya bisa dilihat di sini.

Hanya dalam waktu beberapa menit setelah peristiwa penembakan terjadi, jutaan kecaman dan simpati mengalir dari berbagai penjuru Amerika bahkan dunia. Bahkan, Presiden Obama sendiri sempat menangis saat memberi pernyataan duka kepada para korban dan keluarga. Doa-doa dipanjatkan, bunga-bunga ditaburkan sambil berharap nyawa anak-anak polos itu sudah damai di surga, serta berharap supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini di Amerika.

Apakah salah pemerintah, yang mengizinkan kepemilikan senjata api di kalangan masyarakat sipil?

Apakah salah pengayom masyarakat, yang cenderung acuh-tak acuh pada kaum berkebutuhan khusus seperti Adam Lanza dan pelaku-pelaku penembakan dahulu?

Di artikel ini, aku lebih memilih tidak mengomentari apapun. Berdebat dan berkomentar memang bagus untuk memperbaiki kondisi, tapi tidak akan memperbaiki hati mereka yang terluka, baik kehilangan anggota keluarga yang mereka sayangi, maupun rasa shock yang masih membayangi jiwa mereka. Bukan hal yang mudah buat move-on, apalagi saat kita menyadari bahwa anak-anak kecil seperti mereka itu, yang seharusnya masih punya banyak mimpi untuk masa depan mereka, harus mengakhiri mimpi dengan cara setragis itu. Lalu para guru dan kepala sekolah, yang dengan berani melindungi anak-anak, bahkan mengorbankan nyawanya supaya anak-anak itu bisa tetap bermimpi dan bercita-cita, mereka pantas dijadikan sebagai pahlawan! Mereka, martir yang memberi pengalaman bagi kehidupan masyarakat Amerika, bahwa sesuatu harus diperbaiki secepat mungkin, supaya tidak terulang lagi kejadian yang sama di masa depan.

Finally, I offer my deepest condolence for victims of Sandy Hook Elementary School shooting, especially for their families. My pray is flowing for you. God bless you all, and I hope His Love may heal you and give you a new spirit for your new days and hopes πŸ™‚

 

From Indonesia,

R.M.T.B.D.J

Berita dalam foto, diambil dari berbagai sumber di internet

20121217Adam390x250

Si Adam Lanza, pelaku penembakan di sekolah Sandy Hook

obama_cries_newtown_sandy_hook

Obama menyeka air matanya saat membacakan pidatonya soal tragedi Sandy Hook

nf-sandy-hook-victims-1217

Kini mereka sudah tinggal damai bersama Bapa di surga …..

kids-3article-0-168BB934000005DC-130_634x423article-0-1688E03F000005DC-818_634x424school-shooting-6b-6001098027930

Previous Older Entries Next Newer Entries